Prosesi Tasyakkur Khotmil Qur’an Bil Hifdhi Ke-7 dan Bin Nadhri Ke-4 yang di laksanakan Senin malam (28/6) berlangdung khidmat.Para peserta yang berjumlah lebih dari 100 orang terlihat khusyu’ mengikuti berjalannya prosesi.Bahkan di antara mereka ada salah seorang wisudawati yang menitikkan air mata.
Saat para wisudawati baru menaiki pentas,wajah mereka tampak begitu tegang." Waktu ada di atas pentas,yang saya rasakan ya...ndreg-deg.Tapi,begitu turun dari pentas, langsung terasa lega," ungkap Winda Safitri,salah seorang peserta wisuda Qiro’ati.
Setelah sampai pada sesi Tanya jawab,beberapa orang pengurus Qira’ati di minta untuk mengajukan pertanyaan pada calon wisudawati yang mereka pilih.Tak ayal, hal ini membuat suasana menegang."Apalagi waktu di suruh menjawab pertanyaan yang di ajukan oleh dewan pengurus Qrira’ati,fiuh...perasaan campur aduk jadi satu.Bahkan,sampai kepikiran seandainya jawaban saya salah," tuturnya.
" Yang paling berat buat saya,pada waktu bimbingan.Berangkatnya kan harus pagi.Awalnya sih,memang terasa berat,tapi setelah terbiasa,ya...ngga’ terasa berat lagi.Kalau yang paling berkesan,pada waktu penyerahan syahadah." Ucapnya.(Hmd/wsk)
Penjual balon sudah mulai mempersiapkan dagangannya, sore sebelum acara khotmil quran bin nadhor dan bil ghoib dimulai. Acara-acara seperti ini yang menjadi momentum penting bagi mereka. Sebab dari momentum seperti ini perut mereka akan terisi. Padahal, dalam acara-acara seperti ini, hampir tidak ada perut santri yang tidak terisi. (un)
Prosesi Usai, Wisudawati Merasa Lega
03 Juli 2010
0 Response to " Prosesi Usai, Wisudawati Merasa Lega"
LEAVE A COMMENT




